Langkah Awal Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026 Ujian Konsistensi Jonatan dan Pembuktian Alwi

Langkah Awal Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026 Ujian Konsistensi Jonatan dan Pembuktian Alwi

Turnamen Malaysia Open 2026 (Foto: Instagram/@jonatanchristieofficial)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Turnamen Malaysia Open 2026 akan menjadi panggung awal musim bagi sejumlah pebulu tangkis Indonesia, termasuk Jonatan Christie dan Alwi Farhan yang sama-sama turun di sektor tunggal putra. Keduanya dijadwalkan tampil pada babak pertama turnamen level Super 1000 yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, 6–11 Januari.

Jonatan Christie memulai kiprahnya dengan menghadapi wakil Taiwan Lee Chia-hao. Meski pertemuan ini bukan yang pertama, duel tersebut tetap menyimpan tantangan tersendiri bagi Jonatan yang menempati unggulan keempat.

Secara rekor, Jonatan unggul mutlak atas Lee. Ia selalu keluar sebagai pemenang dalam tiga pertemuan sebelumnya, termasuk dua kemenangan dua gim langsung dan satu kemenangan lewat laga rubber game. Hasil positif tersebut menjadi bekal penting bagi Jonatan untuk mengawali turnamen dengan kepercayaan diri.

Namun, perjalanan Jonatan di Malaysia Open sebelumnya tidak berjalan mulus. Pada edisi terakhir, ia harus terhenti lebih cepat dari yang diharapkan setelah kalah tipis dari pebulu tangkis Prancis Toma Junior Popov, hasil yang membuat Malaysia Open menjadi salah satu turnamen yang ingin ia tebus musim ini.

Hasil undian juga menempatkan Jonatan dalam bagan yang berpotensi mempertemukannya dengan unggulan lain. Salah satu nama yang berada di jalur yang sama adalah Kodai Naraoka dari Jepang, unggulan kedelapan yang berpeluang menjadi lawan di babak delapan besar.

Sementara itu, sorotan lain tertuju pada Alwi Farhan yang menjalani debutnya di Malaysia Open. Pebulu tangkis muda Indonesia tersebut langsung dihadapkan pada lawan berstatus unggulan, Alex Lanier asal Prancis.

Meski di atas kertas Lanier lebih diunggulkan, Alwi bukan tanpa peluang. Dari tiga pertemuan sebelumnya, Alwi justru unggul dengan dua kemenangan. Salah satu kemenangan paling berkesan terjadi di French Open 2025, ketika Alwi mampu menyingkirkan Lanier di hadapan publik tuan rumah.

Menghadapi turnamen Super 1000 pertamanya di awal tahun, Alwi menilai kesempatan ini sebagai momentum penting.

“Bangga bisa masuk Super 1000 dari awal tahun. Tahun baru semuanya dimulai dari nol, race to Hangzhou-nya juga kembali terbuka,” kata Alwi dikutip NOVOX.ID dari Antara pada Senin 5 Januari 2026

Ia menegaskan pendekatannya untuk setiap pertandingan yang dijalani.

“Tugas saya hanya berusaha, sisanya saya pasrahkan hasilnya kepada Tuhan,” ujar Alwi.

Indonesia sendiri mengirimkan sembilan wakil ke Malaysia Open 2026. Di luar sektor tunggal putra, Putri Kusuma Wardani akan berlaga di nomor tunggal putri.

Sektor ganda putra diisi oleh Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan independen Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. Adapun ganda putri mengandalkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, sedangkan ganda campuran diperkuat Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara Malaysia Open pada 2023 melalui sektor ganda putra, ketika Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto keluar sebagai pemenang usai mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!