JAKARTA, NOVOX.ID - Penyanyi sekaligus aktor Korea Selatan, Cha Eun-woo, akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah namanya terseret dalam kasus dugaan penggelapan pajak. Member boyband ASTRO itu mengaku sangat menyesal telah menimbulkan kekecewaan dan kekhawatiran di tengah masyarakat, khususnya para penggemarnya.
Melalui unggahan di media sosial pada Senin 26 Januari 2026, Cha Eun-woo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka meski tengah menjalani wajib militer. Ia mengaku merenungkan kembali sikap dan tanggung jawabnya sebagai warga negara Korea Selatan, terutama terkait kewajiban membayar pajak.
“Dengan tulus saya menundukkan kepala dan meminta maaf atas kekhawatiran dan kekecewaan yang telah saya timbulkan kepada banyak dari kalian karena kejadian baru-baru ini yang berkaitan dengan saya,” tulis Cha Eun-woo.
Ia juga mengakui bahwa kasus ini muncul akibat keteledorannya sendiri. Menurutnya, proses investigasi pajak yang belum rampung terpaksa terhenti karena ia harus segera mendaftarkan diri untuk menjalani wajib militer.
“Tahun lalu, saya tidak dapat menunda pendaftaran saya lebih lama lagi, jadi saya mendaftar tanpa menyelesaikan prosedur investigasi pajak. Namun, kesalahpahaman ini berasal dari kekurangan saya sendiri, dan saya sangat merasa bertanggung jawab atasnya,” katanya.
Cha Eun-woo menegaskan akan bersikap kooperatif dan mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku. Ia menyatakan siap menerima keputusan akhir dari otoritas pajak dan memenuhi seluruh kewajibannya. “Saya akan dengan tekun berpartisipasi dalam semua prosedur terkait pajak di masa mendatang dan dengan rendah hati menerima keputusan akhir yang dibuat oleh pihak berwenang,” ujarnya.
Kasus ini mencuat setelah media lokal Korea pada 22 Januari 2026 melaporkan bahwa Cha Eun-woo diselidiki oleh Biro Investigasi 4 Kantor Pajak Daerah Seoul terkait dugaan penggelapan pajak. Ia bahkan disebut telah diberitahukan mengenai penilaian pajak tambahan yang nilainya melebihi 20 miliar won, mencakup pajak penghasilan dan jenis pajak lainnya.
Agensi yang menaunginya, Fantagio, menyatakan akan merespons kasus ini sesuai prosedur hukum. “Masalah utama dalam hal ini adalah apakah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun-woo termasuk dalam kategori entitas yang dikenakan pajak substantif,” ujar Fantagio dalam pernyataan resminya.
Perusahaan keluarga tersebut diduga menjadi jalur pembagian pendapatan antara Fantagio, perusahaan keluarga, dan Cha Eun-woo, yang kemudian dipersoalkan oleh otoritas pajak.
Menutup pernyataannya, Cha Eun-woo berjanji akan lebih introspektif dan menjalani hidup dengan rasa tanggung jawab yang lebih besar. “Saya akan berusaha membalas cinta yang telah saya terima. Sekali lagi, saya dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan,” tuturnya.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!