Desmosedici GP26 Hadir dengan Nuansa Sejarah, Ducati Incar Tonggak Baru di MotoGP 2026

Desmosedici GP26 Hadir dengan Nuansa Sejarah, Ducati Incar Tonggak Baru di MotoGP 2026

Ducati awal musim MotoGP 2026 (Foto: Instagram/@motogp)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Ducati menandai awal musim MotoGP 2026 dengan langkah penuh makna. Pabrikan asal Borgo Panigale itu memperkenalkan Desmosedici GP26 dalam balutan livery edisi khusus Rosso Centenario, sebuah simbol perayaan 100 tahun berdirinya Ducati sekaligus refleksi ambisi mereka mencatatkan kemenangan ke-100 di kelas utama MotoGP.

Peluncuran motor tim Ducati Lenovo Team digelar di Madonna di Campiglio, Italia, Senin waktu setempat, dalam rangkaian acara Campioni in Pista. Acara ini kembali menjadi panggung perkenalan skuad Ducati untuk keempat kalinya secara beruntun, seperti dilaporkan laman MotoGP pada Selasa.

Musim 2026 menjadi momen istimewa bagi Ducati. Selain menandai satu abad perjalanan sejak berdiri pada 1926, Ducati juga berada di ambang catatan sejarah lain. Hingga akhir musim lalu, Ducati telah mengoleksi 99 kemenangan di kelas premier MotoGP, membuat satu kemenangan lagi menjadi target simbolik yang sarat makna.

Dari sisi performa, Ducati memasuki musim baru dengan reputasi sebagai kekuatan utama MotoGP. Pada musim 2025, Ducati kembali menyabet Triple Crown gelar pembalap, tim, dan konstruktor untuk ketiga kali berturut-turut. Dominasi tersebut dilengkapi enam gelar konstruktor beruntun serta rekor poin tertinggi dalam satu musim MotoGP yang dicatat Marc Marquez dengan 545 poin.

Livery Desmosedici GP26 tampil mencolok dengan warna merah matte Rosso Centenario yang dipadukan garis putih ganda. Desain ini terinspirasi dari sejarah panjang Ducati, mulai dari Ducati 60 produksi 1949 hingga Gran Sport “Marianna” (1955), motor balap pertama Ducati yang dirancang oleh insinyur legendaris Fabio Taglioni.

Untuk menjaga kesinambungan prestasi, Ducati tetap mengandalkan duet juara dunia Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Kombinasi dua pembalap ini telah mengoleksi total sembilan gelar dunia dan diharapkan menjadi ujung tombak Ducati dalam mempertahankan dominasi.

Marquez menyebut musim 2026 memberi tantangan dan dorongan tambahan dalam kariernya, meski ia menegaskan tidak terobsesi pada rekor pribadi.

“Saya tidak terlalu memikirkan angka dan rekor, tetapi musim 2026 memberikan motivasi ekstra. Kami memiliki paket Desmosedici GP yang sangat kompetitif dan andal,” kata Marquez dikutip NOVOX.ID dari Antara pada Selasa 20 Januari 2026.

Sementara itu, Bagnaia melihat musim ini sebagai peluang untuk kembali bersaing di level tertinggi setelah melewati musim 2025 yang penuh tantangan.

“Musim 2026 punya arti khusus karena bertepatan dengan perayaan 100 tahun Ducati. Saya ingin kembali menjadi protagonis,” ujar Bagnaia.

Dari sisi manajemen, Ducati menegaskan kesiapan mereka menghadapi musim baru. CEO Ducati Motor Holding Claudio Domenicali menilai pencapaian beberapa tahun terakhir menjadi bukti arah pengembangan tim sudah berada di jalur yang tepat.

“Empat gelar juara pembalap dan enam gelar juara pabrikan berturut-turut adalah hasil dari jalur yang tepat. Dengan Marc dan Pecco, serta Desmosedici GP yang terus berevolusi, kami siap menghadapi musim ini dengan target tinggi,” kata Domenicali.

General Manager Ducati Corse Luigi Dall’Igna menambahkan bahwa musim 2026 juga menjadi fase penting menjelang perubahan regulasi besar pada 2027. Meski demikian, Ducati tetap menargetkan hasil maksimal.

“Kami ingin menghormati ulang tahun ke-100 Ducati dengan cara terbaik: tetap kompetitif, mengejar gelar pabrikan ketujuh berturut-turut dan gelar pembalap keenam,” ujar Dall’Igna.

Setelah perkenalan resmi Desmosedici GP26, Ducati akan mengalihkan fokus ke tahap persiapan teknis. Tes pramusim MotoGP 2026 dijadwalkan berlangsung di Sepang, Malaysia, pada 3–5 Februari, sebelum persaingan musim baru resmi dimulai dan Ducati mencoba menorehkan sejarah berikutnya.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!