Nyaris Celaka di Udara, Raffi Ahmad Disebut Tenangkan Penumpang Saat Helikopter Oleng

Nyaris Celaka di Udara, Raffi Ahmad Disebut Tenangkan Penumpang Saat Helikopter Oleng

Raffi Ahmad tenangkan penumpang lain saat helikopter oleng (Foto: X/@bimoardhi)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Raffi Ahmad disebut berhasil menenangkan rombongan saat helikopter yang mereka tumpangi di wilayah Bali Utara mengalami gangguan akibat cuaca buruk dan nyaris mengalami kecelakaan. Momen menegangkan itu terjadi ketika helikopter menghadapi terpaan angin kencang dan kabut tebal dalam perjalanan kembali menuju Bandara Ngurah Rai.

Peristiwa tersebut diungkap oleh manajer Raffi Ahmad, Prio Bagja Anugrah, melalui unggahan di media sosial pada Jumat 16 Januari 2026. Dalam unggahan tersebut, Prio membagikan video yang memperlihatkan kondisi helikopter dari dalam kabin hingga rekaman warga dari luar yang menunjukkan helikopter tampak oleng dan terbang rendah di atas area persawahan.

“Alhamdulillah Allah masih berikan kami keselamatan. Tetap tenang dalam kondisi apapun. Berusaha, berserah, dan berpasrah,” tulis Prio.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pilot yang dinilainya berhasil membawa rombongan keluar dari kondisi berbahaya.

“Terima kasih Pak Pilot yang terus berusaha keluar dari kabut yang tebal dan bisa membawa kami pulang,” lanjutnya.

Prio menambahkan, Raffi Ahmad berperan besar dalam menjaga ketenangan seluruh penumpang di dalam helikopter.

“Terima kasih juga Aa Bos selalu memberikan energi positif dan menenangkan kami semua,” tulisnya.

Ia mengaku situasi semakin menegangkan ketika dari atas helikopter terlihat warga berlarian saat pesawat mendekati area persawahan.

Dalam penerbangan tersebut, Raffi Ahmad diketahui bersama pengusaha asal Bali, Gusti Ngurah Anom atau yang dikenal dengan Ajik Krisna. Anom kemudian menjelaskan bahwa penerbangan itu bertujuan untuk meninjau persiapan pembangunan lahan UMKM di Bali Utara.

Menurut Anom, sebelum terbang pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan menerima informasi bahwa kondisi cuaca memang kurang bersahabat.

“Jadi sudah berkoordinasi dengan teman-teman di BMKG memang cuacanya lagi kurang bagus,” kata Anom.

Namun, keterbatasan waktu Raffi Ahmad membuat penerbangan tetap dilakukan. Raffi disebut mendarat di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 07.30 WITA dan melanjutkan perjalanan dengan helikopter. Cuaca mulai memburuk sekitar pukul 10.00 WITA saat rombongan bersiap kembali ke bandara.

“Kabut terlalu gelap. Sangat gelap. Bahkan apapun kami enggak lihat. Sama sekali enggak melihat apa di bawah itu, semua itu gelap,” ujar Anom.

Ia menyebut helikopter sempat berputar cukup lama sebelum akhirnya berhasil keluar dari kabut. Anom pun memuji kemampuan pilot yang dinilainya berpengalaman dan mampu mengendalikan situasi hingga rombongan tiba dengan selamat.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!