Erick Thohir Nilai Industri Olahraga dan Wisata Sportif Punya Peran Strategis bagi Ekonomi

Erick Thohir Nilai Industri Olahraga dan Wisata Sportif Punya Peran Strategis bagi Ekonomi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir (Foto: Instagram/@erickthohir)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa pengembangan olahraga nasional tidak lagi semata berorientasi pada prestasi, tetapi juga diarahkan sebagai penggerak ekonomi melalui industri olahraga dan sport tourism.

Komitmen tersebut disampaikan Erick saat menghadiri acara Satria Muda Pertamina Bandung Official Team and Jersey Launch 2026 yang digelar di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya membangun ekosistem olahraga yang terintegrasi dengan sektor ekonomi dan pariwisata.

“Kehadiran saya di sini sesuai dengan arah kebijakan Kemenpora yang saat ini memiliki Deputi Sport Tourism dan Hubungan Internasional,” ujar Erick dikutip NOVOX.ID dari tvrinews.com pada Selasa 6 Januari 2026. 

Erick menjelaskan bahwa pembentukan Kedeputian Sport Tourism dan Hubungan Internasional merupakan langkah strategis yang diambil pemerintah dalam beberapa bulan terakhir. Kebijakan tersebut bertujuan mendorong olahraga berkembang sebagai industri yang mampu memberi dampak ekonomi secara langsung.

Menurut Erick, gagasan menjadikan industri olahraga sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru telah dibahas dan disepakati bersama lintas kementerian dalam forum Indonesia Sport Summit. Forum tersebut menjadi pijakan awal dalam merumuskan arah pengembangan olahraga nasional ke depan.

“Kemarin ketika saya membuat Indonesia Sport Summit, saya mengharapkan seluruh pemangku kepentingan industri olahraga dan sport tourism bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ucap Erick.

Ia menambahkan, komitmen tersebut mendapat dukungan luas dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Kita menyepakati bahwa industri olahraga ini bisa menjadi bagian dari ekonomi baru, termasuk sport tourism,” tutur Erick.

Lebih lanjut, Erick membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan sport tourism. Kota Bandung disebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga karena dukungan infrastruktur dan komitmen pemerintah setempat.

“Pak Farhan punya komitmen, dan Kota Bandung memiliki potensi besar untuk menjadi kota wisata olahraga. Kemenpora bisa bekerja sama untuk itu,” kata Erick.

Selain berdampak pada sektor pariwisata, Erick menilai industri olahraga juga memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan, termasuk melalui penguatan merek dan produk lokal. Ia pun berencana mengunjungi sejumlah pabrik apparel olahraga dalam negeri sebagai bentuk dukungan nyata terhadap industri nasional.

“Ini saya lakukan juga di Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Jakarta. Karena ada pertumbuhan ekonomi baru di industri olahraga, tidak hanya industri kreatif. Olahraga sangat berkaitan dengan industri kreatif,” tutur Erick.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!