JAKARTA, NOVOX.ID - Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mulai mempersiapkan langkah besar di balik layar, meski Piala Dunia 2026 masih beberapa bulan lagi akan digelar. Turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu baru dimulai pada 11 Juni dan berakhir 19 Juli, namun arah masa depan Timnas Prancis sudah mulai dibicarakan secara serius.
Fokus FFF kini tertuju pada masa pasca Didier Deschamps. Pada Januari 2025 lalu, Deschamps telah menegaskan bahwa dirinya tidak akan memperpanjang kontrak sebagai pelatih Les Bleus setelah Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut membuat federasi harus bersiap menghadapi transisi kepelatihan yang krusial.
Deschamps merupakan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Prancis modern. Sejak mengambil alih tim nasional setelah Euro 2012 menggantikan Laurent Blanc, ia membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018, mencapai perempat final Piala Dunia 2014, serta menjadi runner-up Euro 2016. Capaian tersebut membuat pengganti Deschamps akan memikul ekspektasi yang sangat besar.
Sejumlah nama pun bermunculan sebagai kandidat. Namun, sosok yang paling sering dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Prancis adalah Zinedine Zidane. Legenda hidup Les Bleus itu dinilai memiliki legitimasi kuat, baik karena statusnya sebagai ikon nasional maupun rekam jejaknya sebagai pelatih elite.
Zidane sendiri sebelumnya sempat dikaitkan dengan posisi pelatih Timnas Amerika Serikat usai Piala Dunia 2022 di Qatar, tetapi tawaran tersebut tidak ia ambil. Fokus Zidane disebut hanya tertuju pada satu tujuan.
“Saya ingin menjadi pelatih Tim Nasional Prancis, itu sudah menjadi mimpi saya,” demikian kata Zidane dikutip NOVOX.ID dari tvrinews.com Selasa 20 Januari 2026.
Pernyataan tersebut kian menguatkan spekulasi bahwa Zidane memang sedang menunggu momen yang tepat. Kabar terkini menyebutkan bahwa pembicaraan awal antara Zidane dan FFF sudah terjadi, meskipun belum menyentuh keputusan resmi. Diskusi disebut tidak hanya berkutat pada posisi pelatih kepala, tetapi juga menyangkut struktur tim kepelatihan yang akan mendampinginya.
Presiden FFF, Philippe Diallo, secara terbuka menyatakan kehati-hatiannya dalam mengambil langkah. Ia menegaskan federasi ingin tetap fokus pada persiapan Piala Dunia 2026, meski mengakui banyak kemungkinan bisa terjadi.
“Kita lihat saja nanti. Banyak hal yang bisa terjadi di luar dugaan,” tutur Diallo kepada L’Equipe, beberapa waktu lalu.
“Seperti yang sudah saya katakan, saya sangat mengagumi dan menghormati Zinedine Zidane, baik atas kontribusinya pada sepak bola Prancis maupun atas apa yang telah ia tunjukkan sebagai pelatih, dengan memenangi trofi.
“Tapi, saya rasa semua harus dilakukan satu per satu. Untuk sekarang, kami akan fokus dulu dalam mempersiapkan diri untuk Piala Dunia 2026.”
Di balik sikap menunggu tersebut, FFF diyakini telah membahas berbagai skenario. Salah satu aspek penting adalah komposisi staf kepelatihan yang akan dibawa Zidane jika resmi ditunjuk. Nama David Bettoni, mantan asisten Zidane, disebut sebagai kandidat kuat dalam struktur teknis tersebut.
Zidane juga dikabarkan ingin membangun tim kepelatihan dengan pendekatan yang lebih modern. Ia berencana memaksimalkan peran analisis data dan teknologi dalam pengembangan tim, sehingga hanya staf yang benar-benar ia percaya dan sejalan dengan visinya yang akan direkrut.
Dengan Deschamps yang akan menutup kiprahnya setelah Piala Dunia 2026, Timnas Prancis kini berada dalam fase persiapan menuju era baru. Apakah Zidane akan menjadi wajah selanjutnya Les Bleus masih menunggu waktu, namun arah perubahan mulai terlihat semakin jelas.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!