JAKARTA, NOVOX.ID - Vokalis grup band D’Masiv, Rian Ekky Pradipta, angkat bicara terkait tuduhan child grooming yang kembali beredar dan ramai diperbincangkan di media sosial. Rian menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan menyebut dirinya menanggapi isu itu dengan sikap tenang karena telah menempuh jalur hukum.
Rian mengaku tidak terganggu secara pribadi dengan tudingan yang kembali mencuat tersebut. Menurutnya, tuduhan yang diarahkan kepadanya sama sekali tidak berdasar dan bukan hal baru.
“Karena enggak benar kan, ya sudah kami nyantai saja. Orang enggak benar,” ujar Rian D’Masiv, di Jakarta, Kamis 29 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa dirinya bersama tim hukum telah mengambil langkah resmi untuk menyikapi tuduhan tersebut.
“Itu tidak benar. Makanya itu langsung kami proses juga secara hukum, melalui kuasa hukum saya juga,” lanjutnya.
Penyanyi yang dikenal lewat lagu Jangan Menyerah itu menjelaskan bahwa isu serupa sebenarnya sudah pernah muncul beberapa tahun lalu dan telah ditangani secara hukum. Karena itu, Rian memilih untuk menyerahkan penjelasan lebih lanjut kepada kuasa hukumnya.
“Jadi kalau mau tahu detailnya, langsung ke kuasa hukum aja. Karena sebenarnya itu hal yang sempat dulu pernah dinaikin, tapi itu tidak benar,” ucapnya.
Tuduhan child grooming terhadap Rian D’Masiv kembali mencuat setelah seorang warganet mengunggah pengakuan di media sosial dan mengklaim dirinya sebagai korban. Dalam unggahan tersebut, akun tersebut menuding Rian melakukan perlakuan tidak pantas di masa lalu. Klaim tersebut kemudian menyebar luas dan memicu perdebatan di ruang publik.
Prilly Latuconsina Pasang Status Open to Work di LinkedIn, Siap Tantang Diri di Dunia Sales
Warganet itu juga mengaku pernah menyampaikan dugaan tersebut kepada istri Rian, namun merasa tidak mendapatkan tanggapan. Ia menyebut keberaniannya berbicara sekarang dipicu meningkatnya kesadaran publik terhadap isu child grooming, yang belakangan ramai dibahas menyusul sorotan terhadap buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans.
“Banyak orang yang aware dengan ‘child grooming’ karena buku Broken Strings karya Aurelie. Tapi pasti enggak banyak yang aware kalau Rian D’MASIV juga child grooming,” tulis akun tersebut.
Hingga kini, tuduhan yang beredar di media sosial tersebut masih berupa klaim sepihak dan belum diputuskan melalui proses hukum. Rian sendiri menegaskan bahwa dirinya memilih menempuh jalur hukum untuk meluruskan tuduhan dan menjaga nama baiknya.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian publik dalam menyikapi tuduhan di media sosial, serta perlunya proses hukum yang adil untuk memastikan kebenaran suatu klaim, sekaligus melindungi hak semua pihak yang terlibat.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!