Trump Ancam Kanada dengan Tarif Dagang 100% Jika Jalin Kesepakatan dengan China

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Dagang 100% Jika Jalin Kesepakatan dengan China

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: iStockphoto)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID –  Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump kembali menaikkan tensi hubungan dagang dengan Kanada setelah mengancam akan memberlakukan tarif impor 100% atas seluruh produk Kanada yang memasuki pasar AS jika Ottawa melanjutkan atau menyepakati kerja sama dagang yang lebih luas dengan China.

Ancaman tersebut dilontarkan Trump melalui unggahan di platform media sosial Truth Social, sebagai reaksi atas aktivitas ekonomi global yang menurutnya bisa merugikan AS.

Dalam pernyataannya, Trump menuduh bahwa jika Kanada mengizinkan hubungan dagang yang lebih erat dengan China khususnya yang dianggap bisa membuat Kanada menjadi “kanal” bagi produk China masuk ke pasar AS maka semua barang dan produk asal Kanada akan langsung dikenai tarif 100 persen di perbatasan Amerika Serikat.

Menurut Trump, langkah ini dimaksudkan untuk melindungi pasar dalam negeri Amerika dan industri lokal dari harga murah yang bisa membanjiri pasar dengan produk luar negeri melalui rute dagang yang tidak ia setujui.

Trump bahkan menambahkan dalam unggahannya bahwa China “akan melahap Kanada hidup-hidup” jika kerja sama ekonomi antar Ottawa dan Beijing berlanjut tanpa batas.

Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran Trump akan pengaruh geopolitik China yang semakin kuat di kawasan Amerika Utara serta potensi dampaknya terhadap hubungan dagang antara dua negara tetangga di benua Amerika.

Kebijakan ini memicu kegelisahan di kalangan analis internasional dan diplomat, karena Kanada merupakan salah satu mitra dagang terbesar Amerika Serikat di bawah perjanjian United States Mexico Canada Agreement (USMCA).

Nilai ekspor Kanada ke AS mencapai persentase besar dari total perdagangan luar negerinya, sehingga ancaman tarif setinggi itu bisa berdampak luas, mulai dari sektor otomotif hingga komoditas dasar seperti logam dan produk makanan.

Respon dari Ottawa sendiri hingga kini beragam. Beberapa pernyataan pemerintah Kanada menegaskan bahwa tidak ada niat untuk mengejar kesepakatan perdagangan bebas secara penuh dengan China, meskipun ada beberapa penyelesaian tarif atas produk tertentu antara kedua negara.

Menanggapi ancaman Trump, pejabat Kanada menekankan pentingnya menjaga hubungan dagang yang seimbang dan saling menguntungkan dengan kedua pihak baik AS maupun China tanpa memicu konflik yang bisa merugikan kedua negara.

Sementara itu, analis pasar memperingatkan bahwa eskalasi kebijakan tarif ini berpotensi mengguncang perekonomian regional. Pengenaan tarif setinggi 100% bukan hanya akan menaikkan harga produk impor Kanada di AS, tetapi juga memiliki efek domino pada rantai pasok dan investasi lintas batas yang sudah terintegrasi erat.

Keputusan semacam ini juga dipandang dapat memperkuat sentimen proteksionisme global, yang bisa memperlambat pertumbuhan perdagangan internasional secara keseluruhan.

Perkembangan ketegangan dagang AS-Kanada ini dipantau dengan seksama oleh komunitas bisnis dan pemerintah di seluruh dunia, karena implikasinya tidak hanya terhadap dua negara tetangga itu sendiri, tetapi juga terhadap arah hubungan ekonomi global di tengah persaingan geopolitik antara AS dan China.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!