Jelang Derby Klasik, Persib dan Persija Dihantui Badai Absensi

Jelang Derby Klasik, Persib dan Persija Dihantui Badai Absensi

Jelang Derby Klasik, Persib dan Persija Dihantui Badai Absensi (Foto: website/halo Jabar)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Pertandingan sarat gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi laga yang paling dinantikan pencinta sepak bola nasional. Duel klasik kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026.

Persib akan menjamu Persija dalam laga bertajuk Derby Klasik, yang diprediksi berlangsung sengit. Hasil pertandingan ini berpotensi besar memengaruhi peta persaingan menuju gelar juara BRI Super League 2025/2026.

Kedua tim saat ini mengoleksi poin identik, yakni 35 poin, dan menempati posisi kedua serta ketiga klasemen sementara. Sementara pemuncak klasemen, Borneo FC, hanya unggul dua poin dengan raihan 37 angka, membuat persaingan papan atas semakin ketat.

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memastikan timnya tengah mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi laga krusial tersebut. Ia menekankan pentingnya membaca kekuatan lawan agar tidak memberi celah yang bisa dimanfaatkan Persib.

“Pekan ini kami mulai mempelajari Persib. Kami tahu kualitas mereka dan investasi besar yang telah dilakukan. Ada juga beberapa pemain tim nasional di dalam skuad mereka,” ujar Mauricio, melansir dari laman resmi Persija, Selasa 6 Januari 2026.

Namun, Persija harus menghadapi laga berat ini tanpa sejumlah pemain andalan. Fabio Calonego dan Ryo Matsumura dipastikan absen akibat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI, sementara Gustavo Almeida masih menjalani pemulihan cedera.

Situasi serupa juga dialami Persib Bandung meski tampil sebagai tuan rumah dalam pertandingan nanti.

Maung Bandung dipastikan kehilangan beberapa pemain penting setelah laga tandang melawan Persik Kediri pada Senin 5 Januari 2026. Saddil Ramdani harus absen akibat kartu merah, sementara Luciano Guaycochea dan Uiliam Barros tidak bisa tampil karena akumulasi kartu.

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak sebelumnya mengungkapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit M. Tri dalam laga kontra Persik. Ia menilai keputusan wasit tersebut berdampak pada momen penting pertandingan serta rencana tim ke depan.

“Pertama saya harus menyinggung soal wasit. Saya tidak senang, dan tentu kami akan mengirimkan surat protes. Saya tidak bisa berbicara banyak soal wasit,” ujar Hodak dalam konferensi pers usai laga, melansir dari laman resmi Persib, Selasa 6 Januari 2026.

Meski demikian, hingga saat ini Bojan Hodak masih belum memberikan komentar lebih jauh mengenai kesiapan Persib Bandung menjelang duel kontra Persija Jakarta pada Minggu mendatang.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!