JAKARTA, NOVOX.ID – Juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, menegaskan bahwa persaingan di MotoGP 2026 akan berjalan lebih ketat, terutama dengan kehadiran sang adik, Alex Marquez, sebagai rival utama dalam perebutan gelar juara dunia. Marc menilai Alex kini tidak lagi bisa dipandang sebagai sekadar saudara, melainkan pesaing langsung di lintasan balap.
Pebalap berusia 32 tahun itu tampil dominan sepanjang musim 2025 bersama tim pabrikan Ducati. Marc mencatatkan 11 kemenangan grand prix dan 14 kemenangan sprint race, yang mengantarkannya meraih gelar juara dunia kelas premier ketujuh, sekaligus gelar kesembilan sepanjang kariernya. Pencapaian tersebut membuat Marc menyamai rekor legenda MotoGP, Valentino Rossi.
Musim 2025 juga menjadi catatan bersejarah bagi keluarga Marquez. Marc dan Alex berhasil finis di posisi pertama dan kedua klasemen akhir kejuaraan dunia. Alex mengakhiri musim sebagai runner-up dengan tiga kemenangan, terpaut 78 poin dari sang kakak. Konsistensi Alex bersama Ducati GP24 milik tim Gresini membuatnya mendapat promosi ke tim pabrikan Ducati untuk musim 2026.
Situasi tersebut membuat Marc memandang Alex sebagai ancaman terbesar dalam persaingan musim depan.
“Alex akan menjadi rival utama saya sejak awal karena dia akan menggunakan GP26,” ujar Marc Marquez, dikutip dari Crash, Selasa 23 Desember 2025.
Marc menilai performa Alex sepanjang musim lalu layak mendapat pengakuan lebih. Ia pun memilih memisahkan hubungan keluarga dari kompetisi profesional.
“Saya tidak akan menyebutnya sebagai adik saya, tetapi sebagai Alex Marquez, runner-up kejuaraan dunia dan pebalap yang mampu memimpin tim mana pun,” kata Marc.
Meski demikian, Marc menegaskan persaingan tersebut tidak akan memengaruhi hubungan personal maupun cara kerja keduanya di lintasan. Ia justru menilai kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ducati, sekaligus keuntungan strategis bagi tim satelit Gresini.
Di sisi lain, Marc Marquez sempat mengakhiri musim MotoGP 2025 lebih cepat setelah mengalami cedera bahu akibat insiden dengan pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, pada Grand Prix Indonesia. Ia absen pada empat seri terakhir dan menjalani operasi sepekan setelah kecelakaan tersebut.
Proses pemulihan Marc dilaporkan berjalan positif. Pebalap Ducati itu ditargetkan kembali ke lintasan pada tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia, Februari mendatang.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!