Tembus US$1 Miliar, Avatar 3 Kembali Buktikan James Cameron Rajanya Box Office

Tembus US$1 Miliar, Avatar 3 Kembali Buktikan James Cameron Rajanya Box Office

Penayangan hari ke 18 Film Avatar sudah raup untung sebesar USD 1 Milliar (Foto: X/@avatarn3ws)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Film Avatar: Fire and Ash akhirnya resmi melampaui pendapatan US$1 miliar di box office global. Capaian tersebut diraih film ketiga dalam waralaba Avatar hanya dalam waktu 18 hari penayangan di bioskop seluruh dunia, sekaligus menambah daftar panjang kesuksesan sutradara James Cameron di industri perfilman global.

Keberhasilan ini menempatkan Avatar: Fire and Ash sebagai film keempat garapan Cameron yang berhasil menembus klub Billion-Dollar Movies.

Sebelumnya, Cameron telah mencatat prestasi serupa lewat Avatar (2009), Avatar: The Way of Water (2022), serta Titanic yang hingga kini masih menjadi salah satu film terlaris sepanjang masa.

Meski sukses besar, pencapaian Avatar 3 tercatat sedikit lebih lambat dibanding dua pendahulunya. Avatar: The Way of Water mampu menembus USD1 miliar hanya dalam 14 hari, sementara Avatar pertama mencapainya dalam 17 hari.

Namun, perbedaan tersebut tidak mengurangi kekuatan Avatar: Fire and Ash yang tetap menunjukkan performa luar biasa di pasar global.

Menurut laporan Variety pada Minggu 4 Januari 2026, sebagian besar pendapatan film ini berasal dari box office internasional dengan total mencapai USD 777,1 juta. Dominasi pasar luar negeri memang sudah menjadi ciri khas waralaba Avatar.

Film pertama bahkan mengumpulkan lebih dari USD 2,1 miliar hanya dari penayangan internasional, sementara sekuelnya mencatat USD 1,65 miliar.

Untuk Avatar: Fire and Ash, China menjadi pasar terbesar dengan pendapatan sekitar USD138 juta. Disusul Prancis sebesar USD 81 juta, Jerman USD 64 juta, dan Korea Selatan USD 44 juta.

Sementara itu, box office Amerika Utara menyumbang sekitar USD 306 juta, sehingga total pendapatan global film ini mencapai US$1,083 miliar dalam 18 hari.

Avatar: Fire and Ash juga menjadi film ketiga rilisan Disney pada 2025 yang berhasil menembus angka USD1 miliar, setelah Lilo & Stitch dan Zootopia 2.

Deretan film tersebut menandai tahun gemilang bagi Disney, yang untuk pertama kalinya sejak pandemi COVID-19 mencatat pendapatan global lebih dari USD 6,58 miliar.

Film ini kembali mengangkat kisah Jake Sully dan Neytiri bersama keluarga mereka di Pandora, kali ini menghadapi ancaman baru yang digambarkan lebih berapi-api dan brutal.

James Cameron sendiri mengungkapkan bahwa ia telah merencanakan total lima film Avatar, meski kelanjutan ke film keempat dan kelima masih akan bergantung pada performa finansial Fire and Ash.

“Kami harus membuktikan setiap kali bahwa proyek besar ini memang layak secara bisnis,” ujar Cameron. Pernyataan tersebut mempertegas bahwa meski telah menorehkan kesuksesan berulang, masa depan Avatar tetap ditentukan oleh respons penonton global.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!