Gus Yahya Ucapkan Selamat Natal, Serukan Perdamaian dan Persaudaraan Bangsa

Gus Yahya Ucapkan Selamat Natal, Serukan Perdamaian dan Persaudaraan Bangsa

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) (Foto: Instagram/@yahyacholilstaquf)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia.

Ucapan tersebut disampaikan Gus Yahya dalam konferensi pers yang digelar di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu 24 Desember 2025.

“Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, tentu saja kami mengucapkan selamat bergembira,” ujar Gus Yahya, dikutip NOVOX. ID dari NU.Online, 24 Desember 2025.

Baca juga: Golden dari KPop Demon Hunters Pecahkan Rekor, 25 Minggu Bertahan di Billboard Hot 100

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yahya berharap perayaan Natal tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan bersama yang damai di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Ia menekankan pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama sebagaimana telah menjadi konsensus para pendiri bangsa.

“Semoga kita semua bisa hidup bersama-sama dalam kedamaian sesuai dengan kesepakatan konsensus kita sebagai satu bangsa untuk bersaudara bersama-sama, lepas dari perbedaan apa pun,” tuturnya.

Gus Yahya menilai bahwa keberagaman agama, suku, dan latar belakang sosial merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama, bukan justru menjadi sumber perpecahan.

Baca juga: Comic 8 Revolution Santet K4bin3t: Film Horror Komedi Rekomendasi Akhir Tahun

Menurutnya, semangat Natal sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan universal yang juga diajarkan dalam tradisi Islam, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kebersamaan dan memperkuat sikap saling menghormati, terutama di tengah dinamika sosial dan tantangan global yang kerap memicu ketegangan antar kelompok.

“Mari kita membangun kedamaian yang sejati di antara kita semua,” ucap Gus Yahya.

Ia menegaskan bahwa pesan perdamaian tidak hanya relevan bagi umat Kristiani yang merayakan Natal, tetapi juga bagi seluruh umat manusia tanpa memandang perbedaan keyakinan.

Baca juga: Avatar: Fire and Ash” Puncaki Box Office Hollywood, “The Housemaid” Ikut Tampil Kuat

Ucapan selamat Natal dari PBNU ini kembali menegaskan komitmen Nahdlatul Ulama dalam menjaga toleransi, moderasi beragama, serta persatuan nasional.

Sikap tersebut sejalan dengan peran NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang selama ini aktif mendorong dialog lintas iman dan kehidupan sosial yang inklusif.

Menutup pernyataannya, Gus Yahya menyampaikan harapan agar semangat Natal membawa ketenangan, kebahagiaan, dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat Indonesia.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!