Istana Bantah Isu Dua Pesawat Kepresidenan, Seskab Tegaskan Prabowo Hanya Pakai Satu

Istana Bantah Isu Dua Pesawat Kepresidenan, Seskab Tegaskan Prabowo Hanya Pakai Satu

Istana Bantah Isu Dua Pesawat Kepresidenan, Seskab Tegaskan Prabowo Hanya Pakai Satu (Foto: X/@tedsky89x)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membantah keras kabar yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan saat melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Teddy menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

“Jadi, ada yang menyampaikan dan menanyakan bahwa Pak Presiden kalau ke luar negeri itu sekarang menggunakan dua pesawat kenegaraan. Saya jawab, enggak ada itu. Ya, itu tidak benar,” kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 3 Februari 2026.

Teddy menjelaskan, sejak sebelum menjabat sebagai Presiden RI, Prabowo memang kerap menggunakan pesawat perusahaan milik pribadinya untuk bepergian ke luar negeri. Pada awal masa kepresidenannya, Prabowo juga sempat menggunakan pesawat milik perusahaan pribadi tersebut, didampingi satu pesawat Boeing 737 milik TNI Angkatan Udara.

Namun, Teddy menekankan bahwa pesawat TNI AU tersebut bukanlah pesawat kepresidenan, melainkan pesawat pendukung yang digunakan untuk mengangkut logistik dan personel yang wajib menyertai presiden sesuai aturan perundang-undangan.

“Itu pun bukan pesawat kepresidenan. Untuk apa? Karena sesuai undang-undang, sesuai aturan, harus ada Paspampres, harus ada protokol, ada tim dokter, ada tim Kementerian Luar Negeri, ada wartawan, dan sebagainya,” jelas Teddy.

Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa Prabowo sebagai Presiden RI tidak pernah menggunakan dua pesawat kepresidenan untuk kunjungan ke luar negeri. Ia menyebut, dalam satu tahun terakhir, Prabowo justru konsisten menggunakan satu pesawat saja untuk perjalanan luar negeri jarak jauh.

“Faktanya, sejak sudah satu tahun ini, Presiden Prabowo ke luar negeri jarak jauh selalu menggunakan pesawat satu. Apa itu? Maskapai nasional kebanggaan kita, Garuda Indonesia Boeing 777. Pasti Anda sudah lihat semua,” ujarnya.

Selain membantah isu dua pesawat kepresidenan, Teddy juga menyinggung kebijakan pengurangan rombongan presiden dalam setiap lawatan ke luar negeri. Menurutnya, jumlah rombongan kini dibuat lebih ramping dibandingkan periode sebelumnya.

“Kalau Anda sudah wartawan lama pasti sudah tahu dulu banyaknya bagaimana. Per sekarang, kita perkecil. Yang perlu ikut, dan rombongan semakin terbatas,” ucap Teddy.

Ia menambahkan, untuk perjalanan dalam negeri, pemerintah masih menggunakan pesawat TNI AU Boeing guna mengangkut perangkat kepresidenan dan awak media. Namun, prinsip efisiensi tetap menjadi perhatian utama dalam setiap kunjungan kerja presiden.

“Kalau di dalam negeri, ya seperti Anda ikut semua, kita menggunakan pesawat TNI AU Boeing untuk angkut perangkat dan wartawan,” paparnya.

Dengan penjelasan tersebut, Istana berharap tidak ada lagi spekulasi yang menyesatkan terkait penggunaan pesawat oleh Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke luar negeri.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!