Minum Ini Setiap Pagi, Ahli Jantung Klaim Kolesterol Bisa Turun Tanpa Obat

Minum Ini Setiap Pagi, Ahli Jantung Klaim Kolesterol Bisa Turun Tanpa Obat

Minum Ini Setiap Pagi, Ahli Jantung Klaim Kolesterol Bisa Turun Tanpa Obat (Foto: Freepik)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Masalah kolesterol tinggi kerap menjadi momok bagi banyak orang dewasa, terutama karena risikonya yang berkaitan langsung dengan penyakit jantung dan stroke. Namun, kolesterol tinggi tidak selalu harus diatasi dengan obat-obatan. Perubahan gaya hidup, pola makan yang lebih sehat, serta kebiasaan sederhana di pagi hari disebut dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.

Kadar kolesterol total yang dianjurkan untuk orang dewasa berada di bawah 200 mg/dL. Sementara itu, angka 250 mg/dL atau lebih sudah masuk kategori tinggi dan perlu diwaspadai. Kolesterol tinggi dalam jangka panjang dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular yang serius.

Seorang ahli jantung penyakit dalam, Deepak Talreja, menyebut salah satu kebiasaan pagi yang relatif mudah dilakukan adalah mengonsumsi kopi hitam tanpa tambahan gula maupun krim. Menurutnya, kopi hitam memiliki kalori yang sangat rendah dan tidak mengandung lemak jenuh ataupun gula tambahan yang dapat memperburuk kadar kolesterol.

“Kopi hitam sendiri memiliki kalori yang sangat sedikit dan tidak mengandung lemak atau gula, sehingga tidak berkontribusi pada penambahan berat badan atau asupan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol dari waktu ke waktu,” kata Talreja, dikutip dari Parade.

Ia menekankan bahwa kopi bukanlah obat penurun kolesterol. Namun, kebiasaan minum kopi hitam tanpa gula dan krim dinilai lebih aman dibandingkan kopi dengan tambahan krimer atau pemanis yang tinggi lemak jenuh dan gula. Krim berbahan susu, misalnya, diketahui dapat meningkatkan kolesterol jahat atau LDL, sedangkan gula hanya menambah kalori kosong dan berpotensi memperburuk kadar trigliserida.

Selain itu, metode penyeduhan kopi juga berperan penting. Talreja menjelaskan bahwa kopi yang disaring, seperti kopi tubruk yang menggunakan filter atau kopi drip, relatif tidak meningkatkan kolesterol. Sebaliknya, kopi yang tidak disaring, seperti French press atau espresso, mengandung senyawa cafestol dan kahweol yang dapat menaikkan kadar LDL jika dikonsumsi berlebihan.

“Untuk mereka yang rutin minum kopi, memilih kopi yang disaring adalah opsi yang lebih aman bagi kesehatan jantung,” ujarnya.

Bagi sebagian orang yang sensitif terhadap kafein, kopi justru dapat memicu rasa cemas, gelisah, atau jantung berdebar. Dalam kondisi tersebut, teh hijau bisa menjadi alternatif yang lebih ramah. Teh hijau mengandung katekin, yaitu antioksidan yang telah dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol dan perlindungan kesehatan pembuluh darah.

Meski demikian, para ahli tetap menekankan bahwa menjaga kolesterol tidak bisa hanya mengandalkan satu kebiasaan. Pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, serta pemeriksaan kesehatan berkala tetap menjadi kunci utama untuk mencegah komplikasi akibat kolesterol tinggi.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!