Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dimulai, 109 Pilar Mangkrak Akan Disingkirkan

Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dimulai, 109 Pilar Mangkrak Akan Disingkirkan

Tiang mororel mulai dibongkar (Foto: X/@prastow)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Menjelang dimulainya pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, jalur lambat di sekitar lokasi mulai ditutup pada Rabu 14 Januari 2026 malam.

Penutupan dilakukan sebagai bagian dari persiapan teknis pembongkaran tiang monorel pertama yang telah lama mangkrak dan menjadi pemandangan rutin di kawasan tersebut.

Pantauan di lokasi, papan peringatan berwarna kuning dipasang di ujung jalur lambat dengan tulisan imbauan kepada pengendara agar berhati-hati karena sedang berlangsung pekerjaan proyek.

Akses jalur lambat ditutup menggunakan pembatas kerucut sejak pukul 22.00 WIB. Sementara itu, arus lalu lintas di jalur cepat masih terpantau ramai namun lancar. Beberapa pengendara sempat berhenti sejenak sebelum akhirnya beralih ke jalur cepat setelah mengetahui adanya penutupan.

Dua unit mobil bak kuning milik Dinas Bina Marga terlihat mendekat ke salah satu tiang monorel yang telah ditutup papan putih berlogo Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Bina Marga. Petugas mulai menurunkan berbagai peralatan berat, seperti tabung gas, alat las, kabel, hingga generator yang akan digunakan dalam proses pembongkaran. Pada rangka besi tiang, terpasang kertas bertuliskan “Tiang Monorail 3” sebagai penanda, sementara lampu warna-warni dipasang di pagar pengaman untuk meningkatkan visibilitas malam hari.

Sekitar pukul 22.15 WIB, petugas Dinas Perhubungan tiba di lokasi untuk melaksanakan apel persiapan. Pembongkaran dijadwalkan berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB keesokan harinya. Pengerjaan malam hari dipilih guna meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama Jakarta tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pembongkaran dilakukan dengan pengaturan lalu lintas yang ketat agar tidak menimbulkan kemacetan.

“Pengerjaannya akan dilakukan malam hari. Dengan demikian tidak ada penutupan jalur, dan mudah-mudahan saya sudah minta ke Bina Marga dan Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas agar tak macet. Karena ini jalan utama kita,” ujar Pramono di Jakarta, 14 Januari 2026.

Pramono menjelaskan, total terdapat 109 tiang monorel yang akan dibongkar di sepanjang Jalan HR Rasuna Said. Pembongkaran ini menjadi bagian dari upaya penataan ulang kawasan yang selama bertahun-tahun terbengkalai akibat mangkraknya proyek monorel.

“Ada 109 tiang monorel sampai dengan ujung Jalan Rasuna Said, semuanya akan ditata rapi dan saya meyakini ini akan membuat jalan Rasuna Said menjadi jalan yang semakin baik dan mudah-mudahan kemacetan juga akan berkurang,” katanya.

Selain pembongkaran tiang monorel, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan penataan menyeluruh di koridor Jalan HR Rasuna Said. Program tersebut mencakup perbaikan badan jalan, saluran drainase, jalur pedestrian, penerangan jalan umum, hingga pembangunan taman guna memperbaiki wajah kota dan kenyamanan pengguna jalan.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!