Tiang Monorel Dibongkar, Arus Lalu Lintas Rasuna Said Diprediksi Lebih Lancar

Tiang Monorel Dibongkar, Arus Lalu Lintas Rasuna Said Diprediksi Lebih Lancar

Gubernur Pramono Mulai Bongkar Tiang Monorel di Jalan HR Rasuna Said (foto: Website/Pemprov DKI Jakarta)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID -  Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memproyeksikan kondisi lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan mengalami perbaikan signifikan setelah pembongkaran tiang monorel mangkrak. Berdasarkan hasil asesmen Dishub, tingkat kepadatan diperkirakan membaik hingga 18 persen.

Syafrin menjelaskan, peningkatan kinerja lalu lintas tersebut dipicu oleh penambahan satu lajur cepat serta penghilangan pembatas jalan yang selama ini menghambat kelancaran arus kendaraan.

“Dari hasil kajian kami, dengan penambahan satu lajur cepat dan penghapusan separator, kinerja jaringan jalan di Rasuna Said diperkirakan meningkat sekitar 18 persen,” ujar Syafrin saat ditemui di Jalan HR Rasuna Said, Rabu 14 Januari 2026.

Terkait proses pembongkaran tiang monorel yang dimulai secara resmi pada Rabu, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan. Ia memastikan tidak ada penutupan jalan secara total karena pekerjaan dilakukan pada malam hari, mulai pukul 23.00 hingga 05.00 WIB.

Menurut Syafrin, penutupan jalur dilakukan secara bertahap atau staging pada lajur lambat. Kendaraan dari lajur cepat akan dialihkan masuk ke lajur lambat pada titik tertentu hingga ke kawasan Simpang Gatot Subroto.

Dengan pengaturan tersebut, Syafrin menegaskan material besi hasil pemotongan tiang monorel tidak akan mengganggu arus kendaraan di kawasan Rasuna Said.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memulai pembongkaran 109 tiang monorel mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said sejak Rabu pagi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan anggaran pembongkaran diperkirakan mencapai Rp254 juta.

Selain pembongkaran, Pemprov DKI juga akan melakukan penataan kawasan yang meliputi pembangunan taman, jalur pedestrian, dan perbaikan drainase dengan total anggaran sekitar Rp102 miliar.

“Ada 109 tiang monorel hingga ujung Jalan Rasuna Said. Semuanya akan ditata dengan rapi, dan saya meyakini penataan ini akan membuat Jalan Rasuna Said menjadi lebih baik serta diharapkan dapat mengurangi kemacetan,” kata Pramono.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!