JAKARTA, NOVOX.ID - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan bahwa menjaga dan merawat lingkungan hidup bukan hanya menjadi tanggung jawab Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, melainkan tugas seluruh elemen masyarakat Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kaesang saat menyinggung maraknya bencana banjir dan longsor yang terjadi di berbagai daerah dalam acara Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar, Kamis 29 Januari 2026.
Kaesang menyebut, kerusakan lingkungan yang berujung pada bencana alam merupakan persoalan bersama yang tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga alam Indonesia yang kaya namun rentan rusak jika tidak dikelola dengan bijak.
“Bukan tugasnya Pak Menhut saja. Kita semua di sini punya tanggung jawab yang sama. Supaya apa? Bukan hanya menjaga alam supaya tidak ada bencana. Tapi supaya nanti anak cucu kita bisa melihat seberapa indahnya alam yang ada di Indonesia,” ujar Kaesang dalam pidatonya.
Menurut Kaesang, rentetan bencana banjir dan longsor yang terjadi belakangan ini harus dipandang sebagai ujian bagi masyarakat Indonesia. Ia menilai, respons terhadap bencana tidak cukup hanya dengan penanganan darurat dan bantuan kemanusiaan, tetapi juga perlu diiringi dengan refleksi bersama.
“Bencana banjir dan longsor yang terjadi akhir-akhir ini adalah ujian bagi kita semua. Semua pihak punya tanggung jawab untuk saling bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak,” kata Kaesang.
Lebih jauh, putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu menekankan bahwa tanggung jawab masyarakat tidak berhenti pada solidaritas pascabencana. Ia mengajak semua pihak untuk berani mempertanyakan akar persoalan yang menyebabkan bencana terus berulang di Indonesia.
Pramono Pastikan Cengkareng Drain Lancar Meski Siaga I, Banjir Jakarta Barat Diupayakan Surut
“Namun, tanggung jawab kita tidak berhenti di situ. Kita juga bertanggung jawab untuk bertanya dan mencari jawaban, mengapa bencana itu bisa terjadi?” ucapnya.
Kaesang kembali menegaskan bahwa isu lingkungan tidak bisa dipisahkan dari kebijakan, perilaku masyarakat, serta pola pembangunan yang selama ini dijalankan. Ia menilai, jika kesadaran menjaga alam hanya dibebankan pada kementerian atau pejabat tertentu, maka persoalan lingkungan tidak akan pernah selesai.
Seperti diketahui, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga merupakan Sekretaris Jenderal PSI. Namun Kaesang menegaskan bahwa posisi tersebut tidak menjadikan urusan lingkungan sebagai beban personal, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh rakyat Indonesia.
Pernyataan Kaesang tersebut menjadi sorotan di tengah meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi di Tanah Air, sekaligus menegaskan komitmen PSI dalam mengangkat isu lingkungan sebagai agenda penting ke depan.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!