Kilang Balikpapan Siapkan Pasokan BBM RON 92–98 untuk SPBU Shell hingga Vivo

Kilang Balikpapan Siapkan Pasokan BBM RON 92–98 untuk SPBU Shell hingga Vivo

Profil Bahlil Lahadalia (Foto : UNESCO)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan akan mampu memasok bahan bakar minyak (BBM) berkualitas tinggi seperti RON 92 hingga RON 98 untuk memenuhi kebutuhan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta, termasuk merek seperti Shell dan Vivo. Hal ini diungkapkan Bahlil saat acara peresmian dan kunjungan kerja ke fasilitas kilang di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Menurut Bahlil, peningkatan kapasitas produksi BBM oleh kilang terbaru ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah agar sumber daya energi nasional dapat lebih mandiri dan berkelanjutan. Pasokan BBM berkualitas dari kilang diharapkan dapat menjawab tantangan kelangkaan yang sempat terjadi di sejumlah SPBU swasta beberapa waktu lalu, terutama untuk produk RON 92 dan RON 98 yang sempat sulit ditemukan di pasar.

Kebijakan ini sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor BBM, sehingga produksi dalam negeri harus ditingkatkan. Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, Bahlil meyakini kebutuhan BBM jenis bensin dengan oktan tinggi tersebut bisa dipenuhi melalui produksi lokal, sehingga SPBU swasta nantinya tidak perlu bergantung pada impor atau stok dari luar negeri. Hal ini juga mendukung arahan untuk memperkuat industri hilir energi di dalam negeri.

Lebih jauh, pemerintah melalui Kementerian ESDM berupaya mengintegrasikan supply chain BBM sehingga badan usaha SPBU swasta bisa mendapatkan pasokan BBM dari kilang nasional, terutama dari Pertamina sebagai operator utama kilang minyak di Indonesia. Dengan begitu, pasokan BBM RON 92, RON 95, dan RON 98 menjadi lebih stabil dan aman di berbagai wilayah.

Langkah strategis ini juga sejalan dengan rencana pemerintah untuk menghentikan impor BBM tertentu ke depan, khususnya setelah kapasitas kilang nasional meningkat signifikan. Bahlil bahkan menyatakan mimpi pemerintah agar BBM berkualitas tinggi ini sepenuhnya bisa diproduksi di dalam negeri tanpa perlu lagi mengimpor produk jadi dari pasar global.

Peningkatan produksi BBM dalam negeri melalui proyek kilang seperti RDMP Balikpapan dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional, menciptakan kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor energi yang lebih berkelanjutan dan independen.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!