Kisah Penyintas Kanker Dituangkan Lewat Seni dalam Pameran “Understanding Cancer Through Art”

Kisah Penyintas Kanker Dituangkan Lewat Seni dalam Pameran “Understanding Cancer Through Art”

Salah satu karya seni lukisan dari penintas kanker pada pameran "No One Should Face Cancer Alone" (foto: NOVOX/Bagas Satria Abdulgani

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bekerja sama dengan perusahaan biofarmasi global MSD Indonesia menggelar pameran seni bertajuk “Understanding Cancer Through Art” yang menampilkan puluhan karya seni hasil ekspresi para penyintas kanker dan caregiver di Indonesia.

Pameran ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada Rabu Februari 2026.

Ketua Umum YKI, Prof. Dr. Aru Wicaksono Sudoyo, menyampaikan bahwa pameran seni tersebut mengusung tema yang sejalan dengan peringatan Hari Kanker Sedunia, dengan menampilkan beragam kisah dan keunikan perjuangan para penyintas kanker serta caregiver di Tanah Air.

"Pameran ini menggambarkan bagaimana seni dan kreativitas dapat meringankan beban dan memberi ruang meluapkan perasaan para penyintas yang unik dan beragam untuk menguatkan persatuan melawan kanker," jelas Prof. Aru di Jakarta, Rabu 4 Februari 2026.

Menurut Prof. Aru, pameran ini menunjukkan bahwa seni dan kreativitas dapat menjadi sarana untuk meringankan beban emosional, sekaligus wadah bagi para penyintas mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka yang beragam dalam semangat persatuan melawan kanker.

Selain itu, ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan mengubah sudut pandang masyarakat terhadap kanker dan para penderitanya, sekaligus menekankan pentingnya dukungan sosial bagi pasien kanker agar tetap kuat menjalani pengobatan.

Pandangan serupa disampaikan External Affairs Director MSD Indonesia, Dudit Triyanto. Ia menjelaskan bahwa pameran bertajuk “No One Should Face Cancer Alone” menjadi media edukasi publik melalui kisah perjalanan hidup, perjuangan, serta harapan para penyintas kanker dan caregiver di Indonesia.

Melalui pameran seni ini, masyarakat diharapkan semakin peduli dan menyadari pentingnya dukungan mental dan sosial bagi para penyintas kanker.

Dudit menambahkan bahwa pameran tersebut dirancang sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap kondisi dan kebutuhan para penyintas kanker. Menurutnya, kolaborasi antara MSD Indonesia dan YKI merupakan langkah nyata dalam membangun kepedulian bersama.

Pameran “Understanding Cancer Through Art” dan “No One Should Face Cancer Alone” digelar di MGP Space Area, SCBD Park, Jakarta Selatan, mulai 4 hingga 8 Februari 2026.

Pameran ini menampilkan puluhan karya seni berupa lukisan, fotografi, serta berbagai bentuk karya lainnya yang seluruhnya merupakan hasil karya penyintas kanker dan caregiver di Indonesia.

Karya-karya tersebut disusun dalam empat zona tematik yang menggambarkan awal perjalanan melawan kanker, kisah para penyintas, sudut pandang masyarakat, serta perjuangan kolektif dalam menghadapi penyakit tersebut

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!