JAKARTA, NOVOX.ID - Sea moss, sejenis rumput laut
merah (Chondrus crispus), kini semakin populer di kalangan pegiat gaya hidup
sehat. Meskipun tumbuhan laut ini sudah dikenal selama bertahun-tahun di
beberapa negara seperti Irlandia dan kawasan Karibia, baru belakangan banyak
orang di Indonesia dan dunia mulai mengonsumsinya sebagai superfood yang
diklaim menyimpan banyak manfaat kesehatan.
Sea moss umumnya tumbuh di perairan laut yang dingin dan
memiliki struktur menyerupai ranting-ranting tipis berwarna kuning kehijauan,
merah, bahkan ungu gelap. Rumput laut ini mengandung beragam nutrisi penting
seperti yodium, kalsium, kalium, vitamin, mineral, bahkan zat besi meski
komposisi sebenarnya dapat bervariasi tergantung lokasi tumbuhnya.
Kandungan Gizi dan Ragam Manfaat
Salah satu alasan sea moss dianggap berkhasiat adalah kandungan nutrisi yang mendukung berbagai fungsi tubuh. Misalnya, sea moss kaya akan serat, yang penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan membantu keseimbangan bakteri baik di usus. Serat juga berperan dalam membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga bisa membantu mengontrol konsumsi makanan harian.
Nutrisi lain yang menonjol adalah yodium, mineral esensial
untuk fungsi tiroid yang optimal. Hormon tiroid memengaruhi metabolisme, suhu
tubuh, dan energi sehingga sea moss diklaim membantu menjaga fungsi tiroid
tetap seimbang. Namun, karena kadar yodium bisa tinggi, orang dengan gangguan
tiroid disarankan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum rutin mengonsumsinya.
Sea moss juga dipandang memiliki peran dalam menjaga
kesehatan jantung. Kandungan serat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat
(LDL) dan mengatur tekanan darah, yang bisa menurunkan risiko penyakit
kardiovaskular. Nutrisi seperti zat besi dan antioksidan yang ada di sea moss
diyakini dapat memperkuat sistem daya tahan tubuh, membantu tubuh memerangi
radikal bebas, serta mendukung sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan.
Tren Konsumsi dan Cara Mengolah
Sea moss kini hadir dalam berbagai bentuk mulai dari gel
rumput laut, bubuk, kapsul, hingga suplemen. Gel sea moss yang dibuat dari sea
moss kering yang direndam dan diblender banyak ditambahkan ke smoothie, jus,
atau makanan sehat lainnya. Bentuk gel ini mirip teksturnya dengan lidah buaya
dan mudah dikombinasikan dalam menu harian.
Tidak hanya itu, sea moss juga hadir di industri makanan dan minuman sebagai bahan tambahan karena sifat alaminya yang bisa mengental, atau dikenal sebagai karagenan. Karagenan ini sering digunakan dalam produk seperti es krim, susu nabati, bahkan keju cottage.
Apa Kata Pakar? Hati-Hati dengan Klaim Manfaat
Meski banyak klaim manfaat terhadap sea moss, bukti ilmiah
dalam manusia masih relatif terbatas. Sejumlah pakar kesehatan menyatakan bahwa
banyak klaim tersebut masih perlu penelitian lebih mendalam agar dapat
dibuktikan secara klinis. Selain itu, sea moss dapat menyerap mineral dari
lingkungan lautnya termasuk logam berat sehingga penting memilih produk dari
sumber yang bersih dan terverifikasi aman.
Beberapa ahli juga mengingatkan bahwa konsumsi sea moss
tidak bisa menggantikan pola makan seimbang. Konsumsi yang berlebihan terutama
karena kandungan yodium yang tinggi berpotensi menimbulkan gangguan tiroid atau
masalah kesehatan lain jika tidak dikontrol dengan baik.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!