Olahraga Jalan Kaki Bukan Untuk Pemula? berikut Penjelasan Medis

Olahraga Jalan Kaki Bukan Untuk Pemula? berikut Penjelasan Medis

Ilustrasi Berjalan (Foto: Pinterest/Dr Rao)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Jalan kaki kerap dianggap sebagai olahraga paling sederhana dan aman untuk semua kalangan. Namun, dokter mengingatkan bahwa memulai aktivitas jalan kaki tanpa tahapan yang tepat justru berisiko menimbulkan keluhan kesehatan.

Risiko tersebut terutama dialami oleh orang yang jarang berolahraga, memiliki obesitas, atau sedang dalam masa pemulihan setelah sakit. Agar manfaat jalan kaki optimal dan terhindar dari cedera, aktivitas ini perlu dilakukan dengan teknik dan persiapan yang benar sejak awal.

Jalan Kaki Bukan Sekadar Aktivitas Ringan

Dokter ilmu olahraga klinis, dr. Iwan Wahyu Utomo, AIFO.K, menegaskan bahwa jalan kaki bukan olahraga sepele seperti yang kerap dipersepsikan masyarakat. Menurutnya, jalan kaki merupakan bagian dari aktivitas alami manusia yang apabila dilakukan secara rutin, terukur, dan terstruktur dapat menjadi fondasi gaya hidup sehat.

Ia menambahkan, penerapan pola jalan kaki yang tepat dapat membantu meningkatkan kebugaran tubuh sekaligus mencegah berbagai masalah kesehatan dalam jangka panjang.

Anjuran Untuk Pemula

Bagi pemula, kesalahan yang kerap terjadi adalah memaksakan diri berjalan terlalu lama atau dengan kecepatan tinggi sejak awal. Iwan menyarankan agar aktivitas jalan kaki dimulai dengan durasi singkat, sekitar 10 menit setiap sesi.

“Tidak harus langsung 30 menit. Mulailah 10 menit terlebih dahulu, kemudian tingkatkan secara bertahap menjadi 15 menit, 20 menit, hingga akhirnya mencapai 30 menit per hari,” ujarnya. 

Iwan menegaskan tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi, khususnya bagi mereka yang sebelumnya jarang beraktivitas fisik atau baru pulih dari sakit. Menurutnya, target ideal jalan kaki adalah dilakukan selama 30 menit per hari dengan gerakan yang stabil dan dinamis, tanpa terlalu sering berhenti.

Ia menambahkan, aktivitas jalan kaki tersebut sebaiknya dilakukan secara rutin sekitar lima kali dalam sepekan agar manfaat kesehatan dapat dirasakan secara optimal.

Tanda Tubuh Tidak Siap

Selain durasi, intensitas jalan kaki juga perlu menjadi perhatian, terutama bagi pemula. Iwan mengingatkan agar setiap orang peka terhadap sinyal yang diberikan tubuh selama beraktivitas.

Sejumlah tanda yang perlu diwaspadai saat jalan kaki antara lain sesak napas berlebihan, pusing, nyeri dada, nyeri sendi, serta rasa tidak nyaman pada area lutut dan pergelangan kaki. Jika keluhan tersebut muncul, aktivitas sebaiknya segera dihentikan.

“Jalan kaki seharusnya terasa rileks, bukan dilakukan dengan memaksakan tubuh,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, rasa lelah ringan masih tergolong normal. Namun, apabila kelelahan disertai rasa pusing atau tubuh terasa tidak stabil, kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa intensitas jalan kaki terlalu berat.









Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!