JAKARTA, NOVOX.ID - Rasa lemas, mudah lelah, dan pusing kerap dianggap sepele oleh sebagian orang. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda tubuh kekurangan zat besi yang berujung pada anemia. Zat besi merupakan mineral penting yang berperan dalam pembentukan sel darah merah serta membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan, zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin. Jika asupannya tidak tercukupi, kadar hemoglobin akan menurun sehingga suplai oksigen ke jaringan tubuh terganggu. Inilah yang membuat penderita anemia sering merasa cepat lelah, lesu, bahkan sulit berkonsentrasi.
Kabar baiknya, zat besi tidak selalu harus dipenuhi melalui suplemen. Banyak makanan sehari-hari yang mudah ditemui ternyata mengandung zat besi cukup tinggi dan bisa dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat.
Bayam menjadi salah satu contoh sayuran yang kaya zat besi. Dalam setengah cangkir bayam terkandung sekitar 3,21 mg zat besi. Selain itu, bayam mudah diolah menjadi berbagai menu, mulai dari sayur bening, tumisan, hingga campuran makanan lain, sehingga praktis dikonsumsi oleh berbagai kalangan.
Sumber zat besi lainnya yang mudah diserap tubuh berasal dari daging merah, khususnya daging sapi dan hati sapi. Zat besi dari sumber hewani dikenal sebagai zat besi heme yang penyerapannya lebih optimal dibandingkan zat besi dari sumber nabati.
Tak kalah tinggi kandungan zat besinya, hati ayam juga kerap direkomendasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi harian. Dalam porsi kecil sekitar 28 gram, hati ayam mengandung zat besi yang cukup signifikan, sehingga sering dianjurkan bagi mereka yang mengalami anemia.
Bagi yang lebih menyukai makanan nabati, tahu bisa menjadi pilihan. Dalam 126 gram tahu, terdapat sekitar 3,4 mg zat besi atau hampir 20 persen dari kebutuhan harian. Selain harganya terjangkau, tahu juga mudah ditemukan dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan.
Kacang-kacangan seperti kacang mete, almond, dan walnut juga mengandung zat besi yang cukup baik. Tak hanya itu, kacang-kacangan kaya akan serat, magnesium, dan kalium yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Mengurangi Karbohidrat: Manfaat, Tantangan, dan Efek Kesehatan
Cokelat hitam juga termasuk sumber zat besi yang sering tak disadari. Dalam 85 gram cokelat hitam, terdapat sekitar 5 hingga 10 mg zat besi. Namun, disarankan memilih cokelat dengan kandungan kakao minimal 45 persen agar manfaatnya optimal tanpa asupan gula berlebih.
Selain itu, sereal yang telah difortifikasi juga menjadi salah satu sumber zat besi praktis, terutama bagi anak-anak dan remaja. Fortifikasi dilakukan untuk meningkatkan kandungan zat besi dan nutrisi penting lainnya.
Dengan mengonsumsi beragam makanan tersebut secara seimbang, kebutuhan zat besi harian dapat terpenuhi. Pola makan bergizi menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah anemia dan menjaga tubuh tetap bugar dalam aktivitas sehari-hari.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!