Bukittinggi Raih Penghargaan Kota Wisata Terbersih ASEAN 2026: Bukti Komitmen Lingkungan dan Pariwisata

Bukittinggi Raih Penghargaan Kota Wisata Terbersih ASEAN 2026: Bukti Komitmen Lingkungan dan Pariwisata

Kota Bukittinggi (Foto : iStockphoto)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Kota Bukittinggi, yang dikenal sebagai salah satu ikon pariwisata di Sumatera Barat, kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional setelah menyabet penghargaan The 5th ASEAN Clean Tourist City Award 2026.

Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada kota-kota di kawasan Asia Tenggara yang berhasil mempertahankan standar kebersihan, kenyamanan, kelestarian lingkungan, serta praktik pariwisata berkelanjutan sebuah pengakuan yang menguatkan citra Bukittinggi sebagai destinasi wisata yang bersih, aman, dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Acara ASEAN Tourism Standards Awarding Ceremony digelar di Cebu, Filipina, dan diikuti oleh berbagai kota dan kabupaten dari negara-negara anggota ASEAN.

Bukittinggi menjadi salah satu dari lima daerah di Indonesia yang berhasil membawa pulang penghargaan pada kategori “Clean Tourist City”, bersama dengan Kota Malang, Kota Surakarta, Kabupaten Gianyar (Bali), dan Kota Tomohon (Sulawesi Utara). 

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menerima penghargaan tersebut secara langsung dan menyatakan bahwa pencapaian itu merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta pelaku usaha pariwisata yang bersinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan, manajemen sampah, sanitasi, dan kualitas ruang publik.

Menurut Ramlan, penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi juga dorongan untuk terus meningkatkan pengelolaan destinasi wisata dan menjadikan kebersihan sebagai bagian dari budaya masyarakat kota.

Penilaian ASEAN Clean Tourist City Award mencakup berbagai aspek penting, termasuk pengelolaan sampah yang efektif, sanitasi yang baik, fasilitas umum yang tertata rapi, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Kriteria ini menunjukkan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya soal estetika, tetapi juga menilai kontribusi nyata dalam praktik pembangunan berkelanjutan dan kenyamanan pengunjung serta warga kota.

Prestasi Bukittinggi juga dianggap sebagai indikator bahwa kota-kota kecil di Indonesia mampu bersaing di panggung pariwisata regional. 

Di tengah tantangan seperti kebutuhan pengelolaan sampah, infrastruktur yang ramah wisatawan, dan pelestarian lingkungan, Bukittinggi berhasil menunjukkan bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan.

Penghargaan ini menjadi modal penting bagi pengembangan sektor pariwisata lokal yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di ASEAN.

Perolehan The 5th ASEAN Clean Tourist City Award 2026 ini dipandang oleh banyak pengamat pariwisata sebagai pengakuan atas potensi pariwisata Bukittinggi yang tak hanya menarik dari segi budaya, sejarah, dan alam, tetapi juga sebagai kota yang menerapkan standar kebersihan dan kenyamanan tingkat tinggi.

Prestasi ini membuka peluang lebih besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperkuat citra Indonesia sebagai tujuan wisata yang bersih dan ramah lingkungan di tingkat regional.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!