Duka Dunia Sepak Bola, Pelatih Valencia Terseret Tragedi KM Putri Sakinah

Duka Dunia Sepak Bola, Pelatih Valencia Terseret Tragedi KM Putri Sakinah

Pelatih Valencia Wanita Fermenino B tenggelam saat berlibur di Labuan Bajo (Foto: X/@LaLigaLocaID)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Upaya pencarian korban tenggelamnya kapal pinisi KM Putri Sakinah di Selat Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terus dilakukan secara intensif.

Kepolisian Negara Republik Indonesia mengerahkan puluhan personel serta berbagai peralatan canggih untuk membantu menemukan pelatih klub Valencia dan dua anaknya yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengatakan, Polri mengerahkan total 35 personel gabungan dari berbagai satuan, terdiri dari 8 personel Satpolairud Polres Manggarai Barat, 21 personel Ditpolairud Polda NTT, serta 6 personel Korpolairud Baharkam Polri.

Baca juga: Gandeng Dosen dan Guru Besar, Pemerintah Berupaya Jerat Penyebab Banjir Sumatera

"Berbagai peralatan canggih seperti drone bawah laut, sonar sistem, seabob, scooter bonex dan beberapa alat tambahan lain. Sonar ini bisa mendeteksi logam sampai radius 200 meter," ungkap Kristian, dikutip NOVOX.ID dari Antara, Senin 29 Desember 2025.

Seluruh personel tersebut tergabung dalam tim SAR gabungan yang bekerja tanpa henti sejak kapal pinisi tersebut tenggelam pada Jumat, 26 Desember 2025.

Dalam operasi pencarian ini, Polri juga menurunkan berbagai alat material khusus milik Ditpolairud Polda NTT.

Baca juga: Perpol 10 Dinilai Bertentangan Reformasi Polri, Ryaas: Tidak Mati Polisi Kalau Itu Dihapus

Peralatan tersebut meliputi drone bawah laut, sistem sonar, seabob, scooter bonex, hingga perlengkapan pendukung lainnya.

Sonar yang digunakan mampu mendeteksi objek logam hingga radius 200 meter di bawah permukaan laut, sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pencarian korban.

Selain peralatan bawah laut, tiga unit kapal patroli kepolisian juga dikerahkan untuk membantu pencarian visual di atas permukaan laut.

Kapal tersebut terdiri dari satu unit Kapal Patroli Cepat (KPC) XXII 2007 serta dua unit Rigid Inflatable Boat (RIB). Kapal-kapal ini digunakan untuk menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian dan memperluas jangkauan pencarian.

Baca juga: PP Januari Disebut Kompromi Politik, Ryaas Ingatkan Putusan MK Tak Bisa Ditawar

AKBP Christian menjelaskan, kondisi cuaca di lokasi pencarian cukup menantang. Berdasarkan informasi dari BMKG dan hasil pengamatan di lapangan, tinggi gelombang laut mencapai sekitar satu meter disertai angin kencang dan arus laut yang cukup kuat.

Meski demikian, tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran ke arah timur dari titik awal kejadian.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh unsur SAR dan instansi terkait hingga para korban ditemukan.

Polri juga menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakinah, seraya berharap seluruh korban dapat segera ditemukan demi memberikan kepastian kepada keluarga yang menunggu dengan penuh harap.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!