Kenapa Saat Hujan Perut Cepat Lapar? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kenapa Saat Hujan Perut Cepat Lapar? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kenapa Saat Hujan Perut Cepat Lapar? Ini Penjelasan Ilmiahnya (Foto: Freepik)

Sedang

JAKARTA, NOVOX.ID - Banyak orang merasakan hal yang sama ketika hujan turun: perut terasa lebih cepat lapar dan keinginan untuk menyantap makanan hangat meningkat. Dari mi instan kuah hingga gorengan, hujan seolah menjadi “alarm” alami yang memicu nafsu makan. Fenomena ini bukan sekadar sugesti, melainkan memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan kondisi tubuh dan perubahan hormon.

Ahli gizi Bri Bell menjelaskan bahwa salah satu alasan paling sederhana mengapa rasa lapar meningkat saat cuaca dingin adalah kebutuhan tubuh untuk menjaga suhu tetap stabil.

“Tubuh Anda perlu menggunakan lebih banyak energi untuk menjaga dirinya tetap hangat di lingkungan yang lebih dingin, terutama jika dingin menyebabkan Anda menggigil,” kata Bell, mengutip Eating Well.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kalori ekstra yang terbakar untuk mempertahankan suhu tubuh sebenarnya tidak terlalu besar.

Beberapa penelitian memang menunjukkan hasil yang beragam. Tinjauan ilmiah pada 2019 menyebutkan bahwa masih sangat sedikit riset yang benar-benar menjelaskan hubungan langsung antara cuaca dingin dan peningkatan asupan kalori manusia. Namun, ada faktor lain yang dinilai lebih berpengaruh, yakni perubahan hormon dalam tubuh.

Studi yang diterbitkan di jurnal Nutrition & Metabolism menemukan bahwa kadar hormon leptin, hormon yang berperan memberi sinyal kenyang ke otak, cenderung lebih tinggi pada suhu hangat dan menurun saat suhu lebih dingin. Penurunan leptin ini membuat rasa kenyang lebih cepat menghilang, sehingga tubuh mendorong seseorang untuk makan lebih sering.

Penelitian lain yang dimuat dalam Frontiers in Neuroscience menyebutkan bahwa berkurangnya paparan sinar matahari saat musim hujan dapat memengaruhi ritme sirkadian tubuh. Perubahan ritme ini berdampak pada fluktuasi hormon leptin dan ghrelin, hormon yang memicu rasa lapar. Ketika ghrelin meningkat dan leptin menurun, keinginan makan pun sulit dikendalikan.

Bell menambahkan bahwa proses makan dan pencernaan sendiri dapat membantu tubuh merasa lebih hangat. “Proses makan dan mencerna makanan sebenarnya dapat sedikit meningkatkan suhu tubuh kita, jadi wajar jika tubuh memberi sinyal agar kita makan lebih banyak sebagai cara untuk menjaga tubuh tetap hangat,” ujarnya.

Menariknya, makanan apa pun yang dikonsumsi, baik hangat maupun tidak, tetap membantu proses tersebut. Namun secara psikologis, makanan berkuah dan hangat memberikan efek kenyamanan lebih besar saat hujan. Kombinasi faktor fisiologis dan psikologis inilah yang membuat hujan identik dengan rasa lapar berlebih.

Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan agar keinginan makan saat hujan tetap dikontrol dengan memilih makanan bergizi. Dengan memahami penyebabnya, masyarakat diharapkan lebih bijak menyikapi rasa lapar yang muncul setiap kali hujan turun.

Tulis Komentar

Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!