JAKARTA, NOVOX.ID - Mewarnai rambut dapat menyegarkan penampilan dan meningkatkan rasa percaya diri, tetapi jika tidak dilakukan dengan tepat dapat membuat rambut kering, rapuh, dan mudah patah.
Kerusakan rambut tidak hanya disebabkan oleh jenis pewarna, tetapi juga oleh teknik aplikasi dan frekuensi pewarnaan yang terlalu sering. Karena itu, pewarnaan rambut perlu dilakukan secara bijak agar kesehatan rambut tetap terjaga.
Salah satu cara paling aman adalah tidak selalu mewarnai seluruh rambut. Saat akar mulai tumbuh, pewarnaan sebaiknya difokuskan pada akar saja, sementara bagian tengah hingga ujung cukup diberi toner atau hair gloss agar tidak terus terkena bahan kimia keras.
Selain teknik pewarnaan, waktu jeda antar proses juga sangat berpengaruh. Rambut membutuhkan waktu untuk pulih, terlebih jika masih sering terpapar panas dari alat styling seperti catokan atau hair dryer.
Penata rambut profesional asal London, Amélie R., yang dikenal sebagai spesialis rambut pirang, menekankan pentingnya memberi waktu pemulihan sebelum rambut kembali diproses secara kimia.
“Rambut mampu menghadapi banyak proses selama diberi waktu pemulihan yang cukup,” ujar Amélie R., penata rambut asal London yang dikenal sebagai spesialis rambut pirang, mengutip artikel bishopstrow.com, Selasa (20/1/2026).
Amélie menyarankan pewarnaan permanen di akar dilakukan setiap 6–8 minggu, pewarnaan pada panjang rambut maksimal setiap 3–4 bulan, serta bleaching penuh tidak dilakukan dua kali dalam satu bulan.
Mengutip bishopstrow.com, berikut waktu ideal untuk berbagai jenis pewarnaan rambut:
- Pewarna permanen di akar rambut: setiap 6–8 minggu
- Bleaching atau perubahan warna drastis: diberi jarak 8–12 minggu
- Pewarna semi permanen atau direct dye: setiap 3–4 minggu
- Toner, gloss, atau masker pewarna: dapat digunakan sebulan sekali
- Pewarnaan penuh dari akar hingga ujung: idealnya hanya 2–4 kali setahun
Tips Merawat Rambut Berwarna
Rambut yang telah diwarnai membutuhkan perawatan khusus agar tetap sehat dan tidak mudah rusak. Perawatan yang tepat juga membantu warna rambut bertahan lebih lama dan terlihat tetap berkilau.
Mengutip dari Instyle.com, berikut tips merawat rambut berwarna yang bisa dilakukan sehari-hari:
- Gunakan sampo dan kondisioner khusus rambut diwarnai untuk menjaga warna tetap awet sekaligus mempertahankan kelembapan alami rambut.
- Hindari mencuci rambut dengan air panas karena dapat membuat warna cepat pudar dan rambut menjadi kering.
- Pilih air dingin atau suam-suam kuku saat keramas agar kutikula rambut tertutup dan rambut terasa lebih halus.
- Jaga kelembapan rambut dengan pelembap berbahan dasar air seperti aloe vera agar rambut tetap lentur.
- Lakukan perawatan intensif seperti masker rambut atau deep conditioning secara rutin untuk menjaga elastisitas rambut.
- Gunakan perawatan protein sesuai kebutuhan rambut agar tetap kuat tanpa membuatnya kaku.
- Lindungi rambut saat tidur dengan penutup kepala atau sarung bantal berbahan satin untuk mengurangi gesekan dan menjaga kelembapan.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar!